4 Lokasi Lari Pagi yang Paling Digemari Orang Banjarnegara, Nomor 3 Ada Bonus Pemandangan

- 3 Juli 2024, 20:30 WIB
Jalur lari pagi di Petambakan, kecamatan Madukara, Banjarnegara
Jalur lari pagi di Petambakan, kecamatan Madukara, Banjarnegara /Heni

BANJARNEGARAKU.COM - Baik jalan pagi maupun lari pagi merupakan aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, terdapat perbedaan dalam hal intensitas, manfaat, dan risiko cederanya.

Aktivitas fisik jalan memiliki intensitas rendah, dengan detak jantung sekitar 50-60% dari detak jantung maksimal. Sementara lari pagi beraktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi, dengan detak jantung sekitar 60-85% dari detak jantung maksimal.

Baik jalan pagi maupun lari pagi merupakan pilihan yang baik untuk meningkatkan kesehatan. Pilihan yang terbaik tergantung pada kondisi fisik, tujuan kesehatan, dan pilihan individu.

Baca Juga: Kopi Seceting Entaskan Stunting menuju Pembangunan Zona Integritas di Banjarnegara

Ada beberapa lokasi lari pagi atau lari sore (bisa juga jogging) yang biasa digunakan warga Banjarnegara. 

  1. Jalan Baru
  2. Alun-alun Banjarnegara
  3. Jalan Gunung Sawah Penambahan
  4. Sepanjang aliran irigasi di Argasoka

Jalur lari pagi cenderung datar namun sepi dari kendaraan besar. 

Jalan Baru

Merupakan jalan tembus antara Semampir - Jenggawur - Wanadadi. Jalannya selebar 6-8 meter dan beraspal. 

Baca Juga: Parenting GOPTKI, Hj Sri Rejeki Berikan Pesan 'Jauhkan Anak dari Gawai'

Saat udara cerah para penggemar lari pagi atau hanya jalan kaki, bisa menikmati pemandangan Gunung Slamet di sisi Barat. Kanan dan kiri jalan masih berupa sawah yang di beberapa lokasi berundak. 

 

Alun-alun Banjarnegara

Berada di pusat kota Banjarnegara. Alun-alun selain menjadi penanda kota, sekitar alun-alun pada umumnya terdapat gedung pemerintah daerah seperti Pendopo Kabupaten, Kantor Sekretariat Daerah Banjarnegara, Inspektorat Kabupaten Banjarnegara, Kodim 0704 Banjarnegara, dan Kejaksaan Negeri Banjarnegara. 

Panjang lintasan luar alun-alun sekitar 800 m satu putaran, sedangkan lintasan dalam kurang dari itu. 

Pada setiap hari Minggu Pagi di kawasan alun-alun jadi kawasan bebas kendaraan (car free day) yang berlangsung dari pukul 6-10 pagi. Pada Jl. Ahmad Yani dan Jl. Dipayuda digelar bermacam dagangan dan makan minuman. 

Baca Juga: Happy Asmara Bakal Ramaikan Konser Musik Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke 199 Tahun 2024

Jalan Gunung Sawah, Pertambakan

Jalur lari pagi Jl. Gunung Sawah selain datar, sepanjang kurang lebih 1 kilometer sehingga jaraknya sedang.

Pemandangan panorama alam yang disajikan luar biasa. Saat cuaca terang benderang di semua gugusan cakrawala, maka akan terlihat gunung Slamet di sisi barat, gunung Lawe Pawinihan di sisi utara, gunung Sindoro-Sumbing di sisi timur, dan gugusan gunung Midangan di selatan. 

Hamparan padi di tengah-tengah jalur lari pagi pun memberi pemandangan yang menakjubkan dan unik. Selain terkadang hanya hamparan hijau, kadang juga berkombinasi warna kuning karena petani di sana terkadang tidak selalu bersamaan masa tanamnya. 

Baca Juga: Soto Ayam Sederhana yang Lezat: Resep dan Cara Membuatnya

Bahkan apabila lari pagi di saat musim membajak tiba, sering dijumpai rombongan burung Kuntul yang berburu mangsa cacing dan serangga. Mereka terkesan jinak karena para petani dan warga tidak pernah mengusik keberadaan burung-burung tersebut.

Lokasi jalur lari pagi hanya sekitar 20 meter dari ruas jalan Sunan Gripit yang merupakan ruas jalan Provinsi penghubung Kabupaten Banjarnegara-Pekalongan.

 

Tepi Aliran Irigasi Argasoka

Jalan beraspal kecil ini membentang hingga 3 km dari daerah Argasoka yang terletak di Selatan alun-alun Banjarnegara. 

Baca Juga: Jagat Lengger Festival 2024 Menarik Wisatawan Asing Belajar Lengger Banyumas

Sepanjang jalur tinggal mengikuti aliran saluran irigasi yang digunakan untuk mengairi ribuan sawah. Jadi sepanjang jalur juga sering ditemui lahan. 

Jalur ini bisa menjadi jalur pilihan apabila merasa bosan mengelilingi alun-alun. 

Demikianlah 4 jalur lari pagi yang paling sering dikunjungi warga Banjarnegara yang berolahraga jalan pagi dan lari pagi. 

Baca Juga: Kejurnas Panahan Junior 2024, Aliifah Atlet Panahan Asal Banyumas Sabet Empat Medali

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa berjalan kaki selama 30 menit sehari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 20%. ***

Editor: Aris BRAVE

Sumber: Liputan Banjarnegaraku


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub