Mengapa Makanan dan Diabetes Bisa Menyebabkan Bau Badan?

- 4 Juli 2024, 13:00 WIB
Ilustrasi - Bau Badan
Ilustrasi - Bau Badan /freepik.com


BANJARNEGARAKU.COM
- Bau badan adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja.

Meskipun biasanya bukan kondisi medis yang serius, bau badan bisa menjadi masalah yang mengganggu dan memalukan.

Dilansir dari Halodoc, Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan bau badan, dua di antaranya adalah konsumsi makanan tertentu dan kondisi medis seperti diabetes.

Baca Juga: Ketua KPU RI Dipecat Gegara Kasus Asusila, Begini Kronologinya

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai dua penyebab bau badan yang perlu kamu ketahui.

1. Mengonsumsi Makanan Tertentu

Makanan yang kamu konsumsi terkadang bisa menyebabkan perubahan bau badan yang bersifat sementara dan terjadi tiba-tiba.

Asparagus, misalnya, bau dari makanan ini akan hilang setelah tubuh memetabolismenya. Selain asparagus, beberapa jenis makanan lain juga dapat menimbulkan bau badan akibat penumpukan gas dalam tubuh, antara lain:

Brokoli
Bunga Kol
Kubis
Pakcoy
Asparagus
Bawang-bawangan

Baca Juga: Intips Psikologi! Mengenal Sifat Asli Seseorang Bisa Lewat 10 Gaya Bercandanya, Cek DISINI!

Pola makan secara keseluruhan juga dapat memengaruhi bau badan.

Beberapa penelitian menemukan bahwa pria yang menjalani pola makan sehat dengan buah dan sayuran memiliki keringat yang lebih harum, meski mengeluarkan banyak keringat.

Jadi, memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi bau badan.

2. Mengidap Diabetes

Diabetes melitus merupakan kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Hal ini menyebabkan kadar gula darah tinggi. Jika kadar gula darah melonjak tinggi, dapat terjadi komplikasi yang disebut ketoasidosis diabetik (DKA).

Baca Juga: Kirab Budaya hingga Wayang Kulit, Jadwal Rangkaian Kegiatan Rayakan Ulang Tahun Kabupaten Wonosobo ke-199

Ketoasidosis diabetik terjadi akibat tubuh tidak dapat mengolah keton, yaitu senyawa asam yang dihasilkan oleh tubuh saat membakar lemak untuk dijadikan energi.

Jika keton menumpuk hingga tingkat berbahaya di dalam tubuh, hal ini bisa menjadi pemicu bau badan.

Tubuh akan mengeluarkan keton dalam bentuk darah atau urine, dan bau badan yang dihasilkan sering kali memiliki aroma yang khas dan tidak sedap.

Bau badan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk jenis makanan yang dikonsumsi dan kondisi medis seperti diabetes.

Baca Juga: Dukung Produk Lokal, Shopee Perluas Aksesibilitas Lewat Platform Inklusif

Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang serta menjaga kondisi kesehatan secara keseluruhan dapat membantu mengurangi risiko bau badan.

Jika kamu mengalami bau badan yang tidak biasa atau berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***

Editor: Ali A

Sumber: Halodoc


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub