Mengenal Lebih Dekat Gangguan Kepribadian Narsistik: 3 Ciri Utamanya

- 8 Juli 2024, 14:00 WIB
Ilustrasi - Narcissistic personality disorder
Ilustrasi - Narcissistic personality disorder /Alex Green


BANJARNEGARAKU.COM
- Gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi mental di mana seseorang memiliki perasaan berlebihan tentang pentingnya diri sendiri, kebutuhan mendalam untuk mendapat perhatian dan kekaguman, serta kurangnya empati terhadap orang lain.

Ciri-ciri gangguan ini seringkali dapat dikenali dari perilaku dan cara berpikir seseorang.

Berikut adalah tiga ciri utama pengidap gangguan kepribadian narsistik yang dilansir dari Halodoc:

Baca Juga: Berkibar di Kacah Interasional, M Hafizd Mahasiswa FEB UNDIP Sumbangkan Emas Cabor Taekwondo dalam AUG

1. Melebih-lebihkan Pencapaian dan Bakat Diri

Salah satu ciri utama dari gangguan kepribadian narsistik adalah kecenderungan untuk melebih-lebihkan pencapaian dan bakat diri sendiri.

Pengidap gangguan ini seringkali membesar-besarkan kemampuan dan keberhasilan mereka, bahkan dalam situasi di mana klaim tersebut tidak realistis atau benar-benar tidak ada.

Mereka ingin dianggap sebagai individu yang luar biasa dan berharga, meskipun hal itu tidak didukung oleh fakta.

Baca Juga: Apa Itu Lelang di Shopee Live? Cara Kerja dan Tips Menang

2. Meyakini Diri Sendiri Sebagai Seseorang yang Superior

Ciri kedua dari gangguan kepribadian narsistik adalah keyakinan kuat bahwa diri mereka superior dibandingkan orang lain.

Pengidap gangguan ini percaya bahwa mereka istimewa dan hanya orang-orang yang sama istimewanya yang dapat memahami mereka.

Keyakinan ini seringkali membuat mereka merasa berhak mendapatkan perlakuan khusus dan hak istimewa dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier hingga hubungan pribadi.

Baca Juga: Dipercaya Ampuh Turunkan Berat Badan, Ternyata Segini Jumlah Kalori Terbakar Saat Senam Zumba

3. Preokupasi dengan Fantasi Mengenai Sukses dan Kesempurnaan

Ciri ketiga adalah preokupasi atau pikiran yang dipenuhi dengan fantasi mengenai sukses, kekuasaan, kepandaian, kecantikan atau ketampanan, atau mengenai pasangan yang sempurna.

Pengidap gangguan kepribadian narsistik seringkali memiliki impian dan fantasi yang tidak realistis tentang pencapaian besar atau hubungan yang sempurna.

Mereka dapat menjadi sangat terobsesi dengan gambaran ideal ini, sehingga mengabaikan kenyataan atau meremehkan pentingnya hubungan dan pencapaian yang sebenarnya.

Baca Juga: Bolehkah Senam Zumba Dilakukan Setiap Hari?

Mengenali ciri-ciri gangguan kepribadian narsistik dapat membantu dalam memahami perilaku seseorang yang mungkin menunjukkan gejala-gejala tersebut.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan ciri-ciri ini, penting untuk mencari bantuan profesional untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi serius yang memerlukan intervensi dan dukungan yang sesuai untuk membantu individu yang mengalaminya menjalani kehidupan yang lebih sehat dan seimbang.***

Editor: Ali A

Sumber: Halodoc


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub