Bagaimana Menjadi Pendukung yang Baik bagi Orang dengan Anxiety

- 9 Juli 2024, 16:00 WIB
Ilustrasi - Anxiety
Ilustrasi - Anxiety /Pixabay


BANJARNEGARAKU.COM
- Menghadapi seseorang yang mengalami kecemasan (anxiety) membutuhkan pendekatan yang penuh empati dan pengertian.

Dilansir dari Halodoc, ada beberapa cara yang efektif untuk memberikan dukungan kepada mereka.

Berikut adalah tiga cara utama yang bisa Anda terapkan:

Baca Juga: Yuk Mengenal Alpaka, Lebih Mirip Unta atau Domba?

1. Hindari Mengatakan “Cukup Rileks” atau “Sudahlah Jangan Khawatir”

Mengatakan kalimat seperti "cukup rileks" atau "sudahlah jangan khawatir" mungkin terdengar biasa saja, tetapi bagi orang yang mengalami kecemasan, pernyataan tersebut bisa terasa mengesampingkan dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap perasaan mereka.

Lebih baik tawarkan dukungan dan pemahaman. Misalnya, Anda bisa mengatakan, "Aku ada di sini untukmu" atau "Aku mengerti bahwa ini sulit bagimu".

Kalimat seperti ini lebih menunjukkan empati dan bisa membantu mereka merasa lebih didengar dan dimengerti.

Baca Juga: Wabup Sudono Tegaskan Peranan Strategis PKK dalam Pembangunan

2. Dengarkan dengan Empati

Langkah penting lainnya adalah mendengarkan dengan empati. Ketika seseorang dengan anxiety ingin berbicara, berikan mereka ruang untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan tanpa interupsi.

Ajukan pertanyaan terbuka seperti "Apa yang sedang kamu hadapi?" dan biarkan mereka berbicara. Dengarkan dengan penuh perhatian dan jangan menghakimi.

Tunjukkan pengertian dan kepedulian terhadap apa yang mereka alami. Contoh respons yang bisa Anda berikan adalah, "Aku bisa melihat bahwa ini sangat berat bagimu. Terima kasih sudah mau berbagi".

Baca Juga: Memahami Kanker sebagai Ancaman Ganas yang Mengancam Jiwa

3. Jangan Memaksa Mereka untuk Mengatasi Ketakutannya

Meskipun dorongan untuk membantu seseorang mengatasi ketakutannya mungkin besar, penting untuk tidak memaksanya menghadapi situasi yang membuatnya sangat tidak nyaman.
Berikan dukungan dan dorongan, tetapi biarkan mereka melakukannya dengan ritme dan caranya sendiri.

Contohnya, Anda bisa mengatakan, "Aku akan mendampingimu, tapi kita bisa melakukannya saat kamu merasa siap". Dengan begitu, mereka akan merasa lebih dihargai dan memiliki kontrol atas situasi mereka.

Menghadapi orang dengan anxiety membutuhkan kesabaran, pengertian, dan empati.

Baca Juga: Haul Ke 13 KH Masruri Mughni Banjir Pengunjung

Hindari mengatakan hal-hal yang mungkin terdengar mengesampingkan perasaan mereka, dengarkan dengan empati, dan jangan memaksa mereka untuk menghadapi ketakutannya sebelum mereka siap.

Dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa memberikan dukungan yang mereka butuhkan untuk menghadapi kecemasan mereka.***

Editor: Ali A

Sumber: Halodoc


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub