Rintik Hujan Warnai Prosesi Penyerahan Panji Pusaka Hari Jadi ke-199 Tahun Kabupaten Wonosobo, Lancar....

- 4 Juli 2024, 16:45 WIB
Rintik Hujan Warnai Prosesi Penyerahan Panji Pusaka Hari Jadi ke-199 Tahun Kabupaten Wonosobo, Lancar.../Dimas/Disparbud Wonosobo
Rintik Hujan Warnai Prosesi Penyerahan Panji Pusaka Hari Jadi ke-199 Tahun Kabupaten Wonosobo, Lancar.../Dimas/Disparbud Wonosobo /Dian Sulistiono/Dimas/Disparbud Wonosobo

BANJARNEGARAKU.COM - Prosesi Penyerahan Panji Pusaka Hari Jadi ke-199 Tahun Kabupaten Wonosobo, pada Kamis 4 Juli 2024, meski cuaca di Kabupaten Wonosobo pagi nampaknya tak secerah seperti hari-hari biasanya. Bahkan, awan mendung hingga rintik-rintik air hujan turun dengan skala deras di halaman Pendopo Bupati Wonosobo.

Dari pagi itu terlihat para Camat, Kapolsek, Danramil dan ASN Pemkab Wonosobo satu per satu datang, megenakan pakaian adat jawa sembari membawa payung, ada juga yang lari agar tak terkena air hujan.

Baca Juga: Dijamin Bikin Langsing! Ini Dia Sayuran Super untuk Lemak Perut

Dan sebagian dari para tamu undangan yang hadir mereka berteduh di Pendopo Bupati sebelum pelaksanaan Prosesi Serah Tampi Panji Pusaka dilaksanakan.

Prosesi Penyerahan Panji Pusaka Hari Jadi ke-199 Tahun Kabupaten Wonosobo tetap berlangsung dan berjalan dengan khidmat. Meski sempat hujan dan tertunda dari jadwal yang telah ditentukan, akan tetapi masih bisa berlangsung dengan lancar.

Bupati Wonosono Afif Nurhidayat bersama jajaran Forkopimda Wonosobo, Wakil Bupati Wonosobo, Sekda Wonosobo, keluar menuju halaman Pendopo Bupati sekira pukul 08.45 wib, pembawa acara yang dibawakan oleh Tolhah Mahsun dan Indriyati S.Pd mulai mengumandangkan tanda bahwa Prosesi Serah Tampi Panji Pusaka akan segera dilaksanakan.

Baca Juga: Ketua KPU Pusat Dipecat karena Asusila, Ini Tanggapan Ketua KPU Banjarnegara

Pasukan Sraba Gita Cempo Anom dari Kecamatan Kepil pada tahun ini berkesempatan memimpin jalannya pasukan penerima panji yang sebelumnya stand by di Jalan Merdeka, diikuti oleh jajaran Forkopimca dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Wonosobo, ada Mas Mbak Duta Wisata Wonosobo, pelaku budaya dan kesenian, guru bahasa jawa, dan pasukan lainnya.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menaiki mimbar Prosesi Serah Tampi Panji Pusaka di Halaman Pendopo dan menerima laporan dari pemimpin pasukan penerima panji bahwa prosesi siap dilaksanakan, semua dilaksanakan menggunakan bahasa jawa dengan rasa khidmat dan kesakralan yang sangat tinggi, ditambah rintik air hujan yang turun dilokasi kegiatan.

Pasrah Tampi Panji yaitu penyerahan Panji dan Pusaka dari Forkopimda kepada Forkopimca yang selanjutnya akan dikirab di semua wilayah desa dan kelurahan di 15 kecamatan se Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga: Gak Punya Uang, Pinjam Saja di Aplikasi DANA, Ini Syaratnya

1. Bendera Merah Putih (Sang Saka Dwi Warna) bermakna nasionalisme diserahkan oleh Dandim 0707/Wonosobo kepada Danramil

2. Payung (Songsong) Catragung bermakna pengayoman dari pimpinan kepada masyarakat diserahkan Bupati Wonosobo kepada Camat

3. Tombak Katentreman bermakna penegakan supremasi hukum.

4. Lambang Daerah (Panji Gegununging Praja) bermakna identitas daerah diserahkan Wakil Bupati Wonosobo kepada Sekcam

Usai prosesi penyerahan panji pusaka, Bupati Wonosobo memberikan amanat kepada seluruh peserta kegiatan menggunakan bahasa jawa, yang kemudian rombongan pembawa panji pusaka berputar mengelilingi Alun-alun Wonosobo sebanyak 1 kali, hingga nantinya panji pusaka ini akan dikirab keliling wilayah di seluruh Desa/Kelurahan di Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga: Bermalam di Camping Ground Menganti Kebumen, Cara Unik Menikmati Pantai

Sebagaimana diketahui Pasrah Tampi Panji merupakan awal rangkaian Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Halaman Pendopo Bupati Wonosobo.

Prosesi Pasrah Tampi Panji sebagai salah satu ciri khas dari Peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, yang perlu dilestarikan dan dikembangkan sebagai landasan identitas jati diri, yaitu sinergitas dalam membangun Kabupaten Wonosobo.

Pesan pada prosesi ini sebagai salah satu penanda keterlibatan masyarakat di semua Desa untuk ikut serta dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo. Sehingga seluruh rangkaian Hari jadi diharapkan dapat menggerakan perekonomian masyarakat hingga pedesaan.

Tema Hari Jadi Tahun 2024 “Guyub Rukun Mustikaning Laku” menjadikan momentum untuk saling bekerjasama dan menghargai dalam konteks geguyuban dan kerukunan antar elemen masayrakat.

Baca Juga: Pj Bupati Banjarnegara Apresiasi Prestasi Tim Bola Voli Putra Baruna, Terus Semangat!

Pelaksanaan Hari Jadi Tahun 2024 mempertimbangkan berbagai faktor dari budaya, tradisi, keamanan dan bertujuan memepercepat pemulihan ekonomi pasca Covid 19.

Bupati memerintahkan kepada Forkopimca, setelah menerima panji-panji untuk dikirab satu putaran mengelilinghi Alun-Alun Wonosobo, dan selanjutnya dibawa ke masing-masing wilayah kecamatan untuk dikirab dari satu desa ke desa lain.

Puncak acara dari prosesi Kirab Panji di semua wilayah adalah pelaksanaan Gelar Budaya yang akan dilaksanakan di tiap kecamatan dari tanggal 8-16 Juli 2024.***

Editor: Dian Sulistiono

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub