Dirut RSI Sultan Agung Semarang Menyapa Santri dengan Kalbu

- 9 Juli 2024, 11:00 WIB
Antusias santri PP Al-Hikmah2 mendengarkan motovasi dari Dirut RSI Sultan Agung Semarang
Antusias santri PP Al-Hikmah2 mendengarkan motovasi dari Dirut RSI Sultan Agung Semarang /Dwi Widiyastuti/

BANJARNEGARAKU.COM – Direktur Utama Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang dengan kalbu. Para Santri disentuh hatinya dengan berbagai wejangan. 

Prof Dr dr Agung Putra Msi bersama ribuan santri Pondok Pesantren Al – Hikmah2, Benda, Sirampog, Brebes Sabtu 7 Juli 2024. Dirut RSI sutan Agung Semarang silaturaahmi dalam rangka  menghadiri Haul Ke-13 almaghfurlah KH Masruri Mughni dan keluarga besar pondok pesantren.

Dalam acara bertajuk ‘’Dirut RSI Menyapa Santri’’ Prof Agung didampingi istrinya, Direktur Umum dan Keuangan Hj Munadharoh SE MM, Manajer Humas dan Kemitraan Sri Wahyuni SS MM. 

Baca Juga: 5 Tokoh Paling Populer sebagai Cagub Jateng 2024, Ada Ayahnya Rafathar

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah2, KH Sholahudin Masruri (Gus Sholah) menjelaskan, silaturahmi Dirut RSI Sultan Agung ini dalam rangka haul yang kemudian akan memberi motivasi kepada para santri. 

Kunjungan dokter ahli stem cell itu disambut hangat dan meriah oleh pengasuh pondok, jajaran pengajar, dan santri-santriwati. Dalam kesempatan itu Prof Agung diminta menggembleng memberikan motivasi santri dengan harapan mereka mampu menjadi generasi hebat yang banyak menciptakan karya untuk bangsa Indonesia. 

Ribuan Santri Pondok Pesantren Al Hikmah yang memadati Masjid An-Nur tampak sangat antusias mendengarkan motivasi yang disampaikan Prof Agung. 

Memuliakan Ilmu 

Dalam ceramahnya, Prof Agung Putra menyampaikan keutamaan memuliakan ilmu dan pentingnya menjadi seorang ilmuwan muslim. Selain itu dia mengingatkan santri menjadi enterpreneur yang bisa mengendalikan dunia. 

Dokter Alumni FK Unissula itu juga menjelaskan kehebatan stem cell (red: sel puncak yang memiliki kemampuan regenerasi)  sebagai opsi terapi regeneratif untuk penyakit kronik metabolik dan kehebatan teknologi genomik untuk memprediksi panjang telomer dan kaitannya dengan sisa umur manusia.

Cerita perjalanan pendidikan Prof Agung semasa di Kanada pun disampaikan secara menarik dan atraktif kepada para santri dan santriwati. Dia  menyemangati santri dan santriwati untuk mahir dan menguasai bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, menumbuhkan minat membaca artikel ilmiah internasional dan gigih dalam berinovasi. 

Baca Juga: Tak Ada Korban Jiwa, Truk Rem Blong, Kecelakaan di Exit Tol Bawen Semarang

“Kegigihan dan kehebatan ilmuwan Indonesia tidak kalah dengan ilmuwan luar negeri, bahkan orang Indonesia lebih hebat dan cerdas”, tuturnya.

Di sela-sela sambutannya, Prof Agung Putra mengungkapkan kekagumannya terhadap Gus Sholah terkait inovasi kurikulum berbasis peningkatan keterampilan di bidang barista kopi yang dicanangkan di sekolah menengah atas/kejuruan di Pondok Pesantren Al Hikmah Brebes. 

“Inovasi kurikulum ini luar biasa! Kita harus bekerja keras untuk menjadikan diri kita sebagai inovator, bukan hanya sebagai user atau follower untuk bersaing di dunia”, katanya dengan penuh semangat memotivasi para santri dan santriwati. 

Motivasi yang disampaikan Guru Besar FK Unissula itu pun banyak mengundang animo para santri dan santriwati untuk bertanya terkait keilmuan di bidang stem cell, dan bagaimana menjadi seorang cendekiawan muslim yang sukses di bidang sains dan teknologi. 

Di akhir sambutannya Prof Agung kembali memberikan nasihat, “Jadilah seorang ilmuwan sekaligus enterpreneur yang mampu menguasai dunia, keluarlah dari zona nyaman kalian, dan lakukan pekerjaan-pekerjaan yang luar biasa”. 

Demikian informasi terkait  Dirut RSI Sultan Agung Semarang menyapa santri dengan kalbu.*** 

Editor: Dwi Widiyastuti

Sumber: Humas RSI Sultan Agung Semarang


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah