Menggapai Cahaya Keberkahan Ramadhan: Tafsir Gus Baha tentang Lailatul Qadar

- 3 April 2024, 20:53 WIB
Ulama Ahli Tafsir Alquran sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA Rembang KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim (Gus Baha) (Tangkap Layar Ig@kajian.gusbaha)
Ulama Ahli Tafsir Alquran sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA Rembang KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim (Gus Baha) (Tangkap Layar [email protected]) /

BANJARNEGARAKU.COM - Lailatul Qadar, merupakan satu malam yang dipenuhi dengan berkah dan keistimewaan luar biasa bagi umat Islam, hal ini menjadi fokus utama dalam pandangan Gus Baha.

Dalam panjangnya bulan Ramadhan yang penuh berkah, Lailatul Qadar memancarkan cahaya keagungan yang amat istimewa bagi umat Islam.

Menurut Gus Baha, keistimewaan malam lailatul qadar menjadi pusat perhatian yang mendalam. Menyongsong malam penuh keberkahan ini, Gus Baha membuka jendela pemahaman yang baru tentang bagaimana umat Islam dapat mendekati dan meraih Lailatul Qadar dengan penuh keberkahan.

Baca Juga: Gempa MW 7,4 Taiwan, Ratusan Orang TKI asal Banjarnegara Begini Kabarnya

Selain itu juga Gus Baha membagikan pandangannya bahwa umat Islam memiliki peluang besar untuk meraih Lailatul Qadar selama bulan Ramadhan dengan konsistensi dalam berpuasa, berjamaah shalat Isya, dan menjalankan shalat sunnah Tarawih.

Menurutnya, penentuan Lailatul Qadar tidak harus bergantung pada tanda-tanda yang sudah dikenal seperti cuaca yang tidak biasa. Kesempatan ini dapat diraih oleh siapa pun, tanpa harus mencari tanda-tandanya secara khusus.

Gus Baha menekankan pentingnya keyakinan dan amal ibadah yang tulus, lebih dari sekadar mencari tanda-tandanya.

Baca Juga: Ini Rahasia Aplikasi Penghasil Uang Langsung Cair, Klaim Saldo DANA Gratis Rp200 Ribu via Link DANA Kaget....

Hadits Nabi Muhammad menjelaskan bahwa siapa pun yang menjalankan puasa Ramadhan dengan iman dan harapan pahala hanya dari Allah, maka dia akan mendapatkan Lailatul Qadar.

Dia juga menyoroti pentingnya shalat Isya berjamaah, dengan menyebutkan pernyataan Sayyidina Utsman yang menyamakan nilainya dengan shalat sunnah sepanjang malam. Dengan begitu, mendapatkan Lailatul Qadar bisa lebih mudah dicapai.

Gus Baha juga menekankan bahwa ulama meyakini setiap Muslim yang menjalankan puasa tanpa cela dan rutin berjamaah shalat Isya akan mendapatkan Lailatul Qadar, tanpa perlu tanda-tanda khusus.

Baca Juga: Upaya Peningkatan Aksesibilitas Jalan, Bupati Plot Program TMMD ke Danasari

Dengan demikian, pandangan Gus Baha telah menghadirkan perspektif yang memperkaya pemahaman kita tentang Lailatul Qadar.

Di tengah berbagai tanda-tanda dan amlan suanh yang sering menjadi fokus, penting untuk mengingat esensi sejati dari malam yang penuh keistimewaan ini.

Semoga dengan kesadaran akan pentingnya istiqomah dalam ibadah dan keikhlasan dalam niat, kita semua dapat meraih berkah Lailatul Qadar setiap tahunnya.***

Editor: Taufik Hidayat PP

Sumber: NU Online


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x