Tahun Baru Islam dan Kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW

- 5 Juli 2024, 10:00 WIB
Ilustrasi hijrah.
Ilustrasi hijrah. /Pixabay

BANJARNEGARAKU.COM - Kisah hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah menjadi tonggak ditetapkannya tahun baru Islam. Tak sekedar tahun baru, bulan Muharram juga termasuk bulan yang sangat dimuliakan. Mengapa? Simak artikel berikut.

1 Muharram , bulan pertama dalam kalender Hijriah, bukan sekadar penanda pergantian tahun bagi umat Islam. 

Di sisi lain, terkandung sejarah panjang yang paling bermakna, yaitu peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Hijrah Nabi Muhammad SAW menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk senantiasa teguh dalam pendirian, berani berkorban, dan terus berjuang menyebarkan kebaikan.

Peristiwa monumental ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam dan menandai dimulainya era baru bagi umat Islam.

Baca Juga: Bukan Bulan Pembawa Sial, Inilah 15 Peristiwa Besar yang Terjadi di Tanggal 10 Muharram

Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW

Keputusan hijrah tidak diambil Nabi Muhammad SAW dengan mudah. Di Mekkah, beliau dan para pengikutnya mengalami tekanan dan penindasan dari kaum Quraisy yang menentang dakwah Islam.

Ancaman dan bahaya mengintai setiap saat, memaksa Nabi dan para sahabat untuk mencari tempat yang aman guna melanjutkan risalah Islam.

Madinah, dengan penduduknya yang dikenal toleran dan terbuka terhadap ajaran baru, menjadi tujuan hijrah.

Perjalanan hijrah yang penuh rintangan dan bahaya ini ditempuh Nabi Muhammad SAW bersama sahabat setianya, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Peristiwa ini menjadi simbol pengorbanan, keteguhan iman, dan tekad Nabi dalam menyebarkan Islam.

Peristiwa hijrah ini menjadi landasan bagi penentuan kalender Hijriah. Pada tahun 638 Masehi, Khalifah Umar bin Khattab menetapkan 1 Muharram sebagai awal tahun baru Islam. Penetapan ini didasarkan pada beberapa alasan, di antaranya:

Baca Juga: Puasa di Bulan Muharram Paling Utama Setelah Puasa Ramadhan, Catat Tanggalnya

Hijrah merupakan peristiwa penting yang menandai awal berdirinya masyarakat Islam di Madinah. Selanjutnya, 1 Muharram menjadi simbol awal yang baru, semangat baru, dan tekad baru bagi umat Islam untuk terus berbenah dan maju.

Selain itu, penetapan 1 Muharram sebagai tahun baru Islam diharapkan dapat menyatukan umat muslim di seluruh dunia.

Peringatan 1 Muharram bukan hanya tentang perayaan tahun baru, tetapi juga momen untuk introspeksi diri dan refleksi atas perjalanan hidup. Mari jadikan 1 Muharram sebagai momentum untuk memperkuat iman, meningkatkan amal ibadah, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan umat dan bangsa.***

Editor: Afif Fatkhurahman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub