Ucapan Syukur Hasyim Asy'ari Usai Dipecat DKPP dan Respon Istana

- 4 Juli 2024, 11:30 WIB
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari (kiri) yang dipecat dari jabatannya.
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari (kiri) yang dipecat dari jabatannya. /pandapotans/x.com/yusuf_dumdum

BANJARNEGARAKU.COM - Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI atas pemberhentiannya. Bagaimana respon Istana menanggapi putusan DKPP tersebut?

Ia merasa terbebas dari tugas berat sebagai anggota KPU yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemilu. Hasyim juga meminta maaf kepada awak media jika selama masa jabatannya ada perkataan atau tindakan yang tidak berkenan.

"Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan, saya mengucapkan alhamdulillah dan saya ucapkan terima kasih kepada DKPP yang telah membebaskan saya dari tugas-tugas berat sebagai anggota KPU yang menyelenggarakan Pemilu," ujar Hasyim seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Ketua KPU RI Dipecat Gegara Kasus Asusila, Begini Kronologinya

DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Hasyim terkait kasus dugaan asusila. Keputusan ini diambil setelah laporan dari Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum dan Pilihan Penyelesaian Sengketa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH-PPS FH UI) dan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

Kasus tersebut melibatkan anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Belanda, berinisial CAT. DKPP meminta Presiden Joko Widodo untuk mengganti Hasyim dalam kurun waktu tujuh hari dan meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, KPU Banjarnegara Buka Help Desk Pendaftaran PPK

Respon Istana

Istana, melalui Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, menyatakan bahwa pemerintah segera menerbitkan Keputusan Presiden untuk menindaklanjuti putusan DKPP.

Pemerintah menghormati putusan tersebut dan memastikan bahwa Pilkada serentak tetap berlangsung sesuai jadwal. Mekanisme pemberhentian antar waktu akan digunakan untuk mengisi kekosongan anggota KPU RI.

Upaya pemidanaan terhadap Hasyim kini menjadi selangkah lebih maju setelah putusan DKPP dibacakan.

Sidang putusan DKPP dimulai pukul 14.10 WIB dan Hasyim hadir secara daring. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pelanggaran kode etik yang serius di lingkungan penyelenggara pemilu.***

Editor: Afif Fatkhurahman

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub