Ketua KPU Pusat Dipecat karena Asusila, Ini Tanggapan Ketua KPU Banjarnegara

- 4 Juli 2024, 15:30 WIB
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari Terima Pemberhentian Tetap dari DKPP
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari Terima Pemberhentian Tetap dari DKPP /infopublik.id/

BANJARNEGARAKU.COM - Berita dipecatnya Ketua KPU Pusat Hasyim Asy'ari memenuhi banyak berita media daring dan televisi. 

Terlebih karena pemecatan tersebut dihubungkan tindakan asusila yang memalukan. Banjarnegaraku.com mencoba meminta Ketua KPU Banjarnegara untuk menanggapi pemecatan atasannya. 

Baca Juga: Bermalam di Camping Ground Menganti Kebumen, Cara Unik Menikmati Pantai

DKPP RI menjatuhkan vonis berupa pemecatan terhadap Ketua Komisi Pemilihan (KPU) Hasyim Asy'ari. Pemecatan terhadap Hasyim Asy'ari terkait aduan perkara tindak asusila yang dilaporkan seorang wanita panitia anggota panitia pemilihan luar negeri (PPLN) pada Pemilu 2024.

Putusan pemecatan Hasyim dibacakan oleh Ketua DKPP Heddy Lukito di Gedung DKPP, Jakarta, pada Rabu 3 Juli 2024. 

“Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku Ketua KPU Periode 2022-2027 terhitung sejak Putusan ini dibacakan,” kata Heddy. 

Baca Juga: Pj Bupati Banjarnegara Apresiasi Prestasi Tim Bola Voli Putra Baruna, Terus Semangat!

Heddy menyatakan Hasyim Asy'ari selaku pihak teradu terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. DKPP meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan putusan paling lama 7 hari setelah putusan dibacakan. Selain itu, DKPP juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

“Presiden RI untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan ini dibacakan. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” ujar Heddy.

Halaman:

Editor: Aris BRAVE

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah