12 Wilayah di Jateng Jadi Tempat KKN Mahasiswa Tim II UNDIP

- 10 Juli 2024, 18:00 WIB
KKN Undip Tim II
KKN Undip Tim II /Dwi Widiyastuti/

BANJARNEGARAKU.COM – 12 wilayah di Jateng menjadi tempat KKN mahasiswa Tim II UNDIP. Wilayah yang dipilih UNDIP yang benar-benar bisa menjadi tempat praktik mahasiswa  dengan ilmu yang telah didapat.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. secara resmi  melepas 7.254. Upacara pemberangkatan mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim II Tahun Akademik 2023/2024 yang diselenggarakan secara hybrid di stadion UNDIP, kampus Tembalang.

Mahasiswa Program KKN pada periode ini akan ditempatkan di 12 (dua belas) wilayah di Jawa Tengah, meliputi 11 (sebelas) kabupaten, yakni: Pemalang, Pekalongan, Batang, Temanggung, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar dan Wonogiri.

Baca Juga: Berkibar di Kacah Interasional, M Hafizd Mahasiswa FEB UNDIP Sumbangkan Emas Cabor Taekwondo dalam AUG

Dan 1 (satu) kota yakni Surakarta. Mereka akan menjalani program KKN dengan total sebaran wilayah sebanyak 82 kecamatan bertujuan untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di daerah tujuan selama kurang lebih 45 hari.

Pada sambutan Rektor UNDIP selaku pembina upacara mengungkapkan kebanggaan dan apresiasi atas pencapaian P2KKN (Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata) LPPM UNDIP yang berhasil meraih penghargaan Implementasi Program Mahasiswa Peduli Stunting Terbaik 2024 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Belum lama ini, P2KKN LPPM UNDIP memberikan prestasi luar biasa dari kegiatan KKN Tim I yaitu menjadi juara 1 (satu) program implementasi mahasiswa peduli stunting nasional 2024. Jadi UNDIP Nomor 1 dan mendapat penghargaan dari BKKBN. Oleh karena itu KKN Tim II Tahun 2023/2024 diharapkan juga ada legacy yang bisa didapatkan tidak sekedar berangkat KKN tetapi juga sesuatu yang bisa dikenang oleh masyarakat luas,” ucap Prof. Suharnomo.

Prof. Suharnomo berpesan kepada mahasiswa program KKN nanti ketika ditempat baru ikutilah norma, kebijakan dan kebiasaan lokal yang baik dan jangan mengubah itu.

“Dengan adaptif kira-kira kita akan banyak belajar tentang life skill. Banyaknya banjir informasi mungkin secara kognitif kita sangat luar biasa di pengetahuan, tetapi sangat lemah dalam bersikap dan berperilaku. Diharapkan juga KKN ini sebagai sentuhan langsung secara formal dari UNDIP ke mahasiswa program KKN untuk berhadapan dengan masyarakat,” imbuh Rektor.

Halaman:

Editor: Dwi Widiyastuti

Sumber: Humas Undip


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah