Sinopsis Film KEMBANG LAMBE Karya Guru SMPN 1 Madukara, Melestarikan Budaya dan Meluruskan Stigma Negatif

- 22 Mei 2022, 09:00 WIB
Sinopsis Film KEMBANG LAMBE Karya Guru SMPN 1 Madukara, Melestarikan Budaya dan Meluruskan Stigma Negatif
Sinopsis Film KEMBANG LAMBE Karya Guru SMPN 1 Madukara, Melestarikan Budaya dan Meluruskan Stigma Negatif /Tangkap Layar YouTube Film Kembang Lambe/Yayasan Sahabat Muda Indonesia/


BANJARNEGARAKU - Kembang Lambe, adalah film dokumenter yang dibuat oleh guru SMP Negeri 1 Madukara, Banjarnegara. Film ini sudah ditayangkan di bioskop Cinema Surya Yudha pada hari Rabu, 18 Mei 2022.

Film Dokumenter dengan judul Kembang Lambe layak mendapat apresiasi karena mengangkat sebuah realita tentang kesenian tari lengger yang mulai terabaikan dan mendapatkan stigma negatif masyarakat.

Untuk Mengetahui lebih dalam mengenai jalan cerita film Kembang Lambe, Berikut ini sinopsis dari film tersebut.

Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK, Pasar Hewan di Batur Banjarnegara Ditutup Sementara

Lengger, sebuah kesenian daerah yang berkembang di wilayah Banyumas dan Wonosobo seringkali mendapat stigma negatif dari masyarakat.

Lengger dianggap erat kaitannya dengan sawer yang dipandang kurang baik oleh masyarakat. Terlebih, pentas lengger sering dilakukan pada malam hingga dini hari.

Padahal pada dasarnya, Lengger merupakan sebuah kesenian yang menampilkan seni tari yang diiringi musik gamelan Jawa.

Baca Juga: Empat Hal dalam Menggembirakan Dawah dan Memajukan Umat, Begini Penjelasan Prof Dr Abdul Mu'ti Selengkapnya

Namun banyaknya stigma buruk masyarakat membuat citra baik kesenian ini sulit untuk dikembalikan. Stigma buruk masyarakat dan semakin berkembangnya jaman mengakibatkan kesenian Lengger kian terlupakan.

Banyak generasi muda yang enggan melanjutkan kesnian ini karena dianggap kuno, atau bahkan tidak diperbolehkan oleh orang tuanya.

Namun ternyata masih ada generasi muda yang peduli dengan kelestarian kesenian ini. Ia adalah salah satu siswi SMPN 1 Madukara yang berusaha melestarikan Lengger dengan menjadi penari Lengger.

Baca Juga: Cara Bikin Aglonema Nan Cantik Tumbuh Subur, Berdaun Lebat dan Rimbun, Berikut Langkah Praktisnya

Hal ini tentunya patut diapresiasi oleh masyarakat luas. Pelestarian ini tentunya harus mendapat dukungan dari berbagai kalangan, meliputi masyarakat, generasi muda, dan pemerintah agar Lengger tidak punah dan stigma buruk masyarakat terhadap Lengger dapat berubah.

Sinopsis film Lengger di atas sudah sangat jelas memiliki pesan yang sangat mendalam bagi para generasi muda untuk tetap terus mengembangkan salah satu kesenian daerah yang merupakan warisan budaya dari para leluluhur kita, yang senantiasa harus kita jaga dan kita lestarikan dengan baik.

Bagi yang penasaran tentang jalanya cerita tersebut bisa di saksikan melalui YouTube chanel Yayasan Sahabat Muda Indonesia.

Selamat menyaksikan karya film dari guru di Banjarnegara, teruslah berkarya dan berinovasi untuk membangun pendidikan indonesia yang lebih maju dan mandiri.

Baca Juga: Adakah Arti Kedutan pada Mata Kiri Bawah Menurut Primbon Jawa, Ada Pertanda Apakah? Simak Selengkapnya

Kami segenap tim banjarnegaraku.com memberikan apresiasi yang tinggi kepada teman-teman guru di Banjarnegara yang terus berkarya serta memberikan aksi nyata dan dedikasi untuk pendidikan bagi anak bangsa.**

Editor: Dimas D. Pradikta


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x