Pahami! Adakah Hari Khusus untuk Berhubungan Pasutri? Hari Apa Saja? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut...

- 28 Juli 2023, 13:44 WIB
Ustadz Buya Yahya. Pahami! Adakah Hari Khusus untuk Berhubungan Pasutri? Hari Apa Saja? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut...
Ustadz Buya Yahya. Pahami! Adakah Hari Khusus untuk Berhubungan Pasutri? Hari Apa Saja? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut... /Tangkapan layar /YouTube Al Bahjah

BANJARNEGARAKU.COM - Allah SWT menciptakan manusia pria dan wanita untuk saling berpasang-pasangan, namun dalam artikel kali ini akan membahas tentang ceramah Buya Yahya tentang apakah ada hari khusus berhubungan pasangan suami istri ( pasutri). Sedangkan banyak umat Islam menanyakan, apakah ada hari khusus untuk berhubungan pasutri.

Sebagian orang yang membagi hari yang baik dan hari yang tidak baik untuk melakukan hubungan suami istri. Hal tersebut tentu menjadi pertanyaan penting setiap pasangan yang hendak melakukan hubungan badan agar umat bisa mendapatkan pahala atau tidak mendapatkan dosa.

Baca Juga: Kebakaran di Ponpes Qomarul Huda Desa Purwareja Banjarnegara, Berikut Kronologi Selengkapnya

Dilansir Banjarnegaraku.com dari PortalSulut.com pada 28 Juli 2023, Wajib Tahu! Apa Ada Hari Khusus untuk Berhubungan Pasutri? Jika Ada, Hari Apa Saja? Ini Jawaban Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, dalam ceramahnya menjawab pertanyaan dari salah seorang jamaah yang bertanya tentang hari baik dan tidak baik untuk berhubungan suami istri. Jemaah tersebut mengatakan bahwa hari tidak baik untuk berhubungan suami istri adalah Sabtu Ahad, dan Selasa.

Secara tegas Buya Yahya pun menjawab pertanyaan dari jamaah yang penasaran itu, bahwa semua hari sebenarnya baik untuk melaksanakan kebaikan, tidak diperkenankan untuk meyakini hari-hari tertentu untuk melaksanakan hubungan suami istri.

Baca Juga: Catat Jadwalnya! Timnas Indonesia Tantang Brunei Darussalam di Babak Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Tidak ada dan tidak boleh meyakini ada hari-hari begitu (tidak baik) untuk hubungan suami ini ada hari nggak boleh. Hari sabtu nggak boleh, hari Ahad, hari selasa. Kenapa? Hari, baik semuanya,” jelas Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, bila hal itu karena akan melaksanakan kebaikan yang lain. Misalnya hari pada hari Sabtu akan melaksanakan pengajian di majelis, kemudian hari Ahad dan Selasa ada kegiatan yang sama, maka para istri harus bilang secara jujur dan sampaikan alasan untuk menolak berhubungan suami istri tersebut.

Halaman:

Editor: Dimas D. Pradikta

Sumber: PortalSulut.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah