PMI Banjarnegara Latih Kader Kesehatan Desa sebagai Pilot Project Penanganan Stunting dan Masalah Kesehatan

- 16 September 2022, 12:55 WIB
Pembukaan pelatihan kesiapsiagaan pertolongan pertama berbasis masyarakat (KPPBM) di desa Kecepit, Kecamatan Punggelan pada Jumat 16 September 2022
Pembukaan pelatihan kesiapsiagaan pertolongan pertama berbasis masyarakat (KPPBM) di desa Kecepit, Kecamatan Punggelan pada Jumat 16 September 2022 /doc. Humas PMI Kabupaten Banjarnegara

BANJARNEGARAKU.COM – Sedikitnya 32 relawan dan kader kesehatan desa Kecepit, Kecamatan Punggelan dilatih kesiapsiagaan pertolongan pertama berbasis masyarakat (KPPBM).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 16-18 September 2022 di aula balai desa Kecepit tersebut merupakan program penguatan kapasitas bagi kader dan relawan desa yang digagas oleh PMI Kabupaten Banjarnegara.

Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Amalia Desiana melalui ketua bidang pendidikan pelatihan dan relawan Agus Sutanto mengatakan, pelatihan kesiapsiagaan pertolongan pertama berbasis masyarakat merupakan program pertama yang dilaksanakan oleh PMI.

Baca Juga: Selamat! Kania Terpilih Jadi Koordinator Forpis PMI Jawa Tengah, Berikut Harapannya

“Ini merupakan pilot project dalam rangka peningkatan kapasitas dan kader di desa sebagai upaya membantu Pemerintah dalam bidang pelayanan,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, KPPBM merupakan program yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan dalam upaya penanganan angka stunting serta penurunan angka kematian ibu dan bayi.

“Kami berharap, program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, dan ilmu yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama jika terjadi keadaan darurat,” lanjutnya.

Baca Juga: Anggota PMR di Jawa Tengah Didorong Kembangkan Tri Bakti, Bangkit Pasca Pandemi

Sementara itu Kepala desa Kecepit Suharno menyampaikan terima kasih kepada PMI Kabupaten Banjarnegara yang telah memberikan kepercayaan dan memberikan program pelatihan tersebut kepada warganya.

Halaman:

Editor: M. Alwan Rifai


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x