Ikuti Sunah Nabi, Jangan Makan dan Minum Sebelum Shalat Idul Adha

15 Juni 2024, 20:30 WIB
Ilustrasi shalat Idul Adha di Masjid Islamic Centre Lhokseumawe /Dok/layarberita/fachreza

BANJARNEGARAKU.COM - Pada hari raya Idul Adha, umat Islam disunahkan untuk tidak makan dan minum sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.

Dalam tradisi Islam, terdapat beberapa anjuran yang berhubungan dengan pelaksanaan ibadah, salah satunya adalah mengenai waktu makan sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.

Berdasarkan hadis-hadis yang diriwayatkan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW, terdapat panduan yang dianjurkan bagi umat Muslim dalam hal ini.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat Idul Adha. Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW baru akan makan setelah melaksanakan shalat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban.

Baca Juga: Inilah Kriteria Hewan Kurban yang Sah dan Tips Pemilihannya

"Nabi SAW tidak keluar pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha kecuali setelah pulang dari shalat dan menyembelih hewan kurban." (HR. Tirmidzi)

Ini berbeda dengan anjuran pada Idul Fitri, di mana umat Muslim dianjurkan untuk makan sesuatu sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri.

Hadis ini memiliki hikmah dan makna yang mendalam. Anjuran untuk tidak makan sebelum shalat Idul Adha bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan dan kesyukuran setelah melaksanakan shalat dan menyembelih hewan kurban.

Setelah proses penyembelihan, umat Muslim dianjurkan untuk makan daging hewan kurban tersebut, sebagai bentuk syukur dan rasa kebersamaan dalam menikmati berkah yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Baca Juga: CATAT! Inilah 5 Larangan Dalam Pelaksanaan Kurban Bagi Mudhohi yang Perlu Diketahui

Hadis ini menunjukkan bahwa ada perbedaan tradisi makan antara Idul Fitri dan Idul Adha. Pada Idul Fitri, makan sebelum shalat merupakan tanda selesainya bulan Ramadhan dan dimulainya bulan Syawal.

Sementara pada Idul Adha, tidak makan sebelum shalat merupakan bentuk persiapan untuk menyembelih dan menikmati hewan kurban setelahnya.

Penerapan anjuran ini dalam kehidupan sehari-hari juga mencerminkan ketaatan dan kepatuhan umat Muslim terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.

Mengikuti anjuran ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan tradisi yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.***

Editor: Afif Fatkhurahman

Tags

Terkini

Terpopuler