Baznas Banjarnegara Khitankan 83 Anak, Berikut Selengkapnya

- 23 Maret 2022, 09:09 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banjarnegara, Selasa, 22 Maret 2022 menyelenggarakan sunatan (khitan) massal
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banjarnegara, Selasa, 22 Maret 2022 menyelenggarakan sunatan (khitan) massal /

BANJARNEGARAKU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banjarnegara, Selasa, 22 Maret 2022 menyelenggarakan sunatan (khitan) massal.

Ketua Baznas Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo, SH M.Hum mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya yang memiliki anak atau remaja yang belum dikhitan. Mereka didampingi orang tua dan sanak saudaranya.

Kegiatan sunatan masal kali ini diikuti 72 anak, awalnya dalam pendaftaran ada 83 anak namun yang hadir 72 anak, sisanya berhalangan hadir.

Kegiatan sunatan masal ini bertempat di Sasana Adiguna, Setda Banjarnegara, pada Selasa 22 Maret 2022.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Menyatakan Dirinya Malu dengan Kondisi Saat Ini, Kenapa? Simak Penjelasan Selengkapnya

“Awalnya peserta sunatan masal ditarget sebanyak 70 anak. Ternyata antusiasme warga cukup tinggi. Ada 83 pendaftar, sehingga kuota ditambah menjadi 90 anak,” katanya.

Sutedjo menambahkan, sunatan massal merupakan program Baznas Banjarnegara. Kegiatan hari ini dibagai dalam empat tahap. Tahap 1 mulai pukul 7 pagi, tahap 2 pukul 9 tahap 3 pukul 10 dan tahap 4 pukul 11 siang, sehingga selesai dalam satu hari.

“Setiap anak yang dikhitan mendapatkan santunan berupa seperangkat baju muslim, sarung, sandal, kopiah, tas, celana sunat dan uang saku,” kata Sutedjo.

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Ibu Kepada Anaknya di Tonjong Brebes, Polisi Periksa Kondisi Kejiwaan

Drs Indarto M.Si selaku sekda Banjarnegara memberikan apresiasi pada kegiatan ini.

Menurutnya, khitan merupakan salah satu bagian dari syariat agama yang wajib bagi kaum laki-laki.

Fungsi khitan dari sisi agama adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah.

“Sedangkan dari pandangan medis, khitan juga sangat penting bagi kesehatan karena membuang bagian tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, dan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan,” kata Sekda.

Baca Juga: Hidangan Lezat Ala Drakor Tersedia di Sekitar Kita dan Tidak Harus ke Korea

Khitan sendiri, lanjut Sekda, identik dengan umat Islam, karena dalam Islam hukum khitan bagi anak laki-laki adalah hal yang wajib dilakukan.

Wajibnya hukum khitan ini sampai-sampai dijadikan sebagai pembeda antara kaum muslimin dengan nasrani. katanya.

Ilham, salah seorang anak yang dikhitan mengatakan sangat senang dengan karena impiannya dikhitan telah terlaksana.

“Alhamdulilah senang sekali. Dapat sarung dan uang saku, nanti akan saya tabung,” kilahnya.***

Editor: Kunto Adhi Prasetyo

Sumber: Humas Pemkab Banjarnegara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah