Menguak Kualitas Diri dengan Puasa

- 22 Maret 2023, 22:22 WIB
Prof Imam Yahya
Prof Imam Yahya /Dwi Widiyastuti/Dokumen pribadi

BANJARNEGARAKU – Bulan Ramadhan bulan yang teristimewa dalam menempa kualitas diri. Dengan puasa semua kebaikan amalan ditempa menjadi sesuatu habit yang bisa dilanjutkan di sebelas bulan berikutnya. Ramadhan pula pahala berlimpah tanpa batas. Tentunya kualitas diri yang baik akan menghasilkan amalan ibadah yang maksimal.

Bulan Ramadhan bulan untuk memperbanyak amal ibadah.  Khususnya ibadah mahdoh yaitu ibadah yang waktu dan bentuknya sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Berlipatgandanya pahala menjadi pemacu untuk mengamalkan semua ibadah. Termasuk yang sunah.

Sholat tarawih yang menjadi ciri khas bulan Ramadhan seakan menjadi ibadah yang wajib. Sholat sunnah tarawih seakan menjadi sebuah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap orang yang melaksanakan ibadah puasa. Bahkan sering juga diperdebatkan tentang kualitas dan kuantitas sholat tarawih yang dilakukan selama bulan ramdhon

Baca Juga: Gebyar Ramadhan di MAJT Gelar Berbagai Kegiatan Islami , Catat Jadwal Selengkapnya

Puasa Ramadhan mempunyai maksudul adhom (maksud utama) yang telah diajarkan oleh Allah SWT. Tujuan utama berpuasa adanya peningkatan ketaqwaan manusia kepada Allah SWT. Kualitas iman harus meningkat, dengan cara melakukan ibadah dengan sebaik-baiknya secara kuantitatif maupun kualitatif.

Menurut Imam Ghozali kualitas manusia dapat dibagi menjadi empat kelompok:

Pertama, rojulun yadri wayadri annahu yadri (seseorang yang berilmu, dan dia tahu kalau dirinya berilmu).

Kedua, rojulun yadri wala yadri annahu yadri  (seseorang yang tahu berilmu, tapi dia tidak tahu kalau dirinya berilmu).

Halaman:

Editor: Ali A

Sumber: Prof Imam Yahya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub