Lindungi Masyarakat dari Obesitas dan Diabetes, Minuman Manis Dikenakan Cukai

- 16 Juli 2023, 15:37 WIB
Minuman manis dalam kemasan
Minuman manis dalam kemasan /Brave/Igorovsyannykov /pixabay

Ini akan membebani pembiayaan kesehatan yang ditanggung Pemerintah. Data BPJS Kesehatan (2019) menunjukkan angka pembiayaan kesehatan terhadap PTM sudah mencapai Rp 20,27 Triliun. Untuk alasan inilah sangat mendesak bagi pemerintah menerapkan cukai pada minuman manis. 

Baca Juga: Gadis Belia Banjarnegara Dicekoki Miras dan Digilir 4 Pemuda di Pekalongan

Koalisi menganggap cukai MBDK bisa menjadi salah satu solusi melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya minuman manis. Koalisi mencatat kebijakan cukai MBDK sudah diterapkan di lebih dari 40 negara. 

Studi Pan American Health Organization (PAHO) menunjukkan bahwa tarif cukai MBDK sebesar 20% efektif untuk menurunkan konsumsi MBDK sebesar 24%. Penurunan konsumsi dapat menurunkan resiko terjadinya obesitas dan penyakit tidak menular. Jika Indonesia menerapkan cukai MBDK maka Indonesia dapat mencegah hingga 1,4 juta kasus diabetes selama 25 tahun. 

Dalam petisinya Koalisi Food Policy mendesak Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk:

1. Segera memberlakukan pengenaan cukai untuk produk MBDK sebesar 20% berdasarkan kandungan gula, sebagaimana janji Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang memberikan “lampu hijau” kebijakan pemberlakuan cukai terhadap produk MBDK pada Maret lalu. Pemasukan negara dari cukai MBDK dapat bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya menambah pembiayaan upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat yang alokasi dananya masih minim.  

Baca Juga: Awas! Mendaki Gunung akan Ditanyai Bawa Tisu Basah atau Tidak

2. Mempertajam peraturan mengenai pelabelan informasi gizi pada produk MBDK. Tidak hanya mengontrol distribusi, Pemerintah juga perlu memberlakukan peraturan mengenai pemberian label peringatan terkait kandungan gula pada produk MBDK agar masyarakat sadar bahaya bila mengkonsumsinya terlalu banyak.

Halaman:

Editor: Ali A

Sumber: Change.org


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah