Marhaban Ya Ramadhan, Bagaimana Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Benar? Ini Penjelasan Buya Yahya....

- 27 Februari 2024, 04:30 WIB
Marhaban Ya Ramadhan, Bagaimana Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Benar? Ini Penjelasan Buya Yahya....
Marhaban Ya Ramadhan, Bagaimana Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Benar? Ini Penjelasan Buya Yahya.... /Tangkap layar/YouTube Al Bahjah TV

BANJARNEGARAKU.COM - Dalam menjalankan puasa Ramadhan, salah satu rukun pentingnya adalah membaca niat di malam hari sebelum menjalankan puasa. Pasalnya puasa Ramadhan sudah didepan mata, sudah mantapkah kita berniat berpuasa. Bagaimana bacaan niat berpuasa Ramadhan yang benar?

Diketahui, bacaan niat puasa Ramadhan pun telah diajarkan kepada umat muslim. Akan tetapi, terdapat perbedaan bacaan niat puasa Ramadhan di kalangan umat muslim.

Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Berisiko Jangka Panjang Bebani Keuangan Negara, Ini Kata Ekonom...

Menurut Buya Yahya, salah satu perbedaan tersebut terletak pada bacaan Romadhoni" atau "Romadhona" dan "hadzihi sanati" atau "hadzihi sanata".

Ditambahkan Buya Yahya memberikan penjelasan terkait bacaan niat puasa Ramadhan yang benar dan penggunaan bacaan "Romadhoni" atau "Romadhona" serta "hadzihi sanati" atau "hadzihi sanata".

Dilansir Banjarnegaraku.com dari video unggahan akun YouTube Al-Bahjah TV yang berjudul "Cara Niat Puasa Yang Benar - Buya Yahya Menjawab" pada 16 Mei 2019, berikut ini penjelasan Buya Yahya terkait cara niat puasa yang benar.

Baca Juga: Harga BBM dan Listrik Tak Naik hingga Juni 2024, Ini Penjelasan Airlangga Hartarto....

Melalui video tersebut, seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya terkait niat puasa yang benar, yaitu apakah "Romadhoni" atau "Romadhona" dan apakah "hadzihi sanati" atau "hadzihi sanata".

Menanggapi pertanyaan tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa orang awam maupun orang alim tetap bisa berpuasa dengan sah meskipun salah harakat.

"Jangan dibikin pusing," tegas Buya Yahya.

Meskipun demikian, Buya Yahya juga memberikan penjelasan terkait bacaan niat yang benar, yaitu menggunakan "Romadhoni" dan "hadzihi sanati".

Baca Juga: Liga inggris: Arsenal Menang Telak Atas Newcastle 4-1

Buya Yahya mengajak para jamaah untuk tidak saling menyalahkan sehingga memunculkan perdebatan.

Menurut Buya Yahya, hal terpenting adalah niat ikhlas untuk berpuasa keesokan harinya sehingga permasalahan harakat niat puasa bukan menjadi pokok utama.***

Editor: Dian Sulistiono

Sumber: YouTube Al - Bahjah TV


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x